KPH III Pohuwato Dorong KUPS Naik Kelas Lewat Praktik Penyusunan Rencana Bisnis

A
Admin
26 October 2026 • 2 min baca • 6x dilihat
KPH III Pohuwato Dorong KUPS Naik Kelas Lewat Praktik Penyusunan Rencana Bisnis

POHUWATO – Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) didorong untuk semakin mandiri dan berdaya saing melalui penyusunan rencana bisnis yang terarah dan analisis kelayakan usaha yang matang. Upaya tersebut diwujudkan melalui praktik langsung dalam Pelatihan Pengembangan Usaha KUPS yang digelar UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah III Pohuwato, Senin (26/10/2026).

Berbeda dari sekadar penyampaian teori, peserta pelatihan mendapat kesempatan untuk mempraktikkan penyusunan rencana bisnis dan analisis kelayakan usaha dengan pendampingan langsung dari akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Kegiatan ini sejalan dengan pesan Bupati Pohuwato yang disampaikan Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato, Zulkifli Umar, pada sesi pembukaan. Ia menegaskan pentingnya mendorong kelompok usaha agar mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh ke dalam perencanaan bisnis yang konkret, mengenali peluang pasar, serta meningkatkan kualitas produk.

Melalui pendampingan tersebut, para pengurus Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) dan Kelompok Tani Hutan (KTH) diajak mengidentifikasi potensi komoditas unggulan masing-masing, menentukan target pasar, hingga menghitung peluang keuntungan dan nilai tambah produk secara finansial.

Sebanyak lima kelompok mengikuti praktik ini, yakni LPHD Hulawa, KTH Rukun, KTH Ingin Sejahtera, KTH Taruno Joyo, dan KTH Karya Mukti. Mereka diharapkan mampu mengembangkan potensi usaha berbasis hutan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang lebih luas.

Praktik penyusunan rencana bisnis ini menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi KUPS, dari kelompok yang berfokus pada pengelolaan potensi kawasan hutan menjadi unit usaha yang produktif, profesional, dan mandiri. Dengan perencanaan yang terukur, kelompok diharapkan dapat mengambil keputusan usaha secara lebih tepat sekaligus meminimalkan risiko kerugian.

Penguatan kapasitas tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola hutan, dan perguruan tinggi dalam mengembangkan perhutanan sosial. Dukungan lintas sektor diharapkan tidak hanya memperkuat kelembagaan kelompok, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar hutan.

Melalui kegiatan ini, UPTD KPH Wilayah III Pohuwato berharap kelompok perhutanan sosial semakin mampu mengelola potensi lokal secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing produk, serta memperkuat kontribusi sektor kehutanan terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Kata Kunci: #GorontaloMajuDanSejahtera #Gorontalo #Salamlestari

Komentar & Diskusi

0 tanggapan

Sampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.

Belum ada komentar pada konten ini.

Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.

Tulis Komentar

Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.

Email Anda dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

0 / 2000
Dilindungi sistem verifikasi & moderasi operator resmi.