KPH I-II Gobar Dorong KTH Bukit Harapan Kembangkan Usaha Perhutanan Sosial Berdaya Saing

A
Admin
26 October 2026 • 3 min baca • 68x dilihat
KPH I-II Gobar Dorong KTH Bukit Harapan Kembangkan Usaha Perhutanan Sosial Berdaya Saing

POHUWATO – Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah I-II Gorontalo Barat terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat sekitar hutan melalui pengembangan usaha perhutanan sosial. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pengembangan usaha Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) Bukit Harapan, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam mengelola potensi hasil hutan menjadi usaha produktif yang bernilai ekonomi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pohuwato, Zulkifli Umar. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya optimalisasi potensi perhutanan sosial sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Menurutnya, pengembangan usaha perhutanan sosial perlu dilakukan secara terarah dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan.

Kepala UPTD KPH Wilayah I-II Gorontalo Barat, Abdul Kadir Alhasni, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, tata kelola administrasi, serta kemampuan manajerial kelompok tani dalam menjalankan usaha.

Ia menegaskan, pengembangan KUPS membutuhkan sinergi lintas sektor agar kelompok tidak hanya mampu memanfaatkan potensi yang tersedia, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Penguatan kelembagaan dan kemampuan pengelolaan usaha menjadi bagian penting agar kelompok perhutanan sosial dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan,” menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pelatihan ini turut dihadiri Camat Wanggarasi serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Pohuwato. Kehadiran sejumlah perangkat daerah tersebut mencerminkan dukungan lintas sektor dalam mendorong pengembangan usaha masyarakat berbasis potensi lokal.

Untuk memperkaya wawasan peserta, panitia menghadirkan dua pemateri dengan kompetensi di bidang perencanaan pembangunan dan pengembangan usaha.

Jumadi Giono, dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pohuwato, memaparkan pentingnya menyelaraskan program perhutanan sosial dengan arah pembangunan daerah, termasuk mendukung penguatan ketahanan pangan.

Sementara itu, Akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Zulham Sirajuddin, membahas strategi inovasi produk hasil hutan bukan kayu serta penerapan teknologi tepat guna untuk mendorong hilirisasi usaha KUPS.

Materi tersebut diharapkan dapat membuka wawasan peserta dalam mengidentifikasi komoditas unggulan, meningkatkan kualitas produk, serta mengembangkan usaha yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Melalui pelatihan ini, KTH Bukit Harapan diharapkan mampu memperkuat kelembagaan usaha, mengelola potensi lokal secara profesional, dan menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi anggota kelompok maupun masyarakat sekitar.

KPH Wilayah I-II Gorontalo Barat terus mendorong agar perhutanan sosial tidak hanya menjadi akses legal masyarakat dalam mengelola kawasan hutan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan produktivitas, memperluas peluang usaha, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengesampingkan kelestarian hutan.

Kata Kunci: #GorontaloMajuDanSejahtera #Gorontalo #Salamlestari

Komentar & Diskusi

0 tanggapan

Sampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.

Belum ada komentar pada konten ini.

Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.

Tulis Komentar

Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.

Email Anda dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

0 / 2000
Dilindungi sistem verifikasi & moderasi operator resmi.