Waspada Karhutla, KPH IV Gorontalo Utara Sisir Wilayah Rawan Bersama Warga

T
Tim Redaksi
28 September 2026 • 2 min baca • 6x dilihat
Waspada Karhutla, KPH IV Gorontalo Utara Sisir Wilayah Rawan Bersama Warga

GORONTALO UTARA — Mengantisipasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tengah musim kemarau, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV Gorontalo Utara mengintensifkan patroli pencegahan Karhutla di sejumlah wilayah rawan.

Upaya tersebut dilakukan melalui patroli Karhutla yang dilaksanakan di wilayah Desa Jembatan Merah, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (28/9/2026). Kegiatan ini turut melibatkan Bhabinkamtibmas, aparat desa, serta masyarakat setempat.

Kepala KPH Wilayah IV Gorontalo Utara, Khaeruddin, mengatakan patroli menjadi bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran, terutama karena sejumlah wilayah di Kabupaten Gorontalo Utara sebelumnya telah mengalami beberapa kejadian kebakaran lahan.

Menurutnya, kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang membuat vegetasi dan tanaman menjadi lebih kering sehingga potensi terjadinya kebakaran semakin tinggi.

“Patroli ini sangat penting, mengingat sebelumnya sudah beberapa kali terjadi kebakaran lahan di wilayah Gorontalo Utara. Kondisi musim kemarau membuat tanaman menjadi kering dan tentunya lebih mudah terbakar,” ujar Khaeruddin.

Selain faktor kondisi alam, potensi kebakaran juga dapat dipicu oleh aktivitas masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut, kata Khaeruddin, berpotensi menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, baik dilakukan secara sengaja maupun akibat kelalaian.

Karena itu, patroli tidak hanya diarahkan untuk memantau kondisi lapangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pencegahan melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah, rumput, maupun material lainnya selama kondisi kemarau. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah, rumput dan lainnya di tengah kondisi kemarau seperti sekarang ini. Pencegahan tentu membutuhkan peran bersama,” jelasnya.

Khaeruddin menegaskan, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi antara KPH, aparat keamanan, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya deteksi dini sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Melalui kegiatan patroli secara rutin dan edukasi kepada masyarakat, KPH Wilayah IV Gorontalo Utara terus mendorong kesadaran bersama untuk menjaga kawasan hutan dan lingkungan dari ancaman kebakaran, khususnya selama musim kemarau.

Kata Kunci: #GorontaloMajuDanSejahtera #Gorontalo #Salamlestari

Komentar & Diskusi

0 tanggapan

Sampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.

Belum ada komentar pada konten ini.

Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.

Tulis Komentar

Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.

Email Anda dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

0 / 2000
Dilindungi sistem verifikasi & moderasi operator resmi.