Terobos Gelap Malam, KPH VI Gorontalo Bergerak Cepat Tangani Karhutla di Perbukitan Limboto

I
Imam Noor Ikhsan Latjando
07 October 2026 • 2 min baca • 52x dilihat
Terobos Gelap Malam, KPH VI Gorontalo Bergerak Cepat Tangani Karhutla di Perbukitan Limboto

KABUPATEN GORONTALO – Merespons cepat aduan masyarakat terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Tim UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah VI Gorontalo langsung bergerak menuju lokasi kebakaran di kawasan perbukitan Jalan Rahmiyati Yahya, Desa Hutuo, Kecamatan Limboto, dan Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Rabu malam (7/10/2026).

Dalam kondisi gelap gulita dan medan yang cukup berat, petugas gabungan dari KPH VI Gorontalo bersama masyarakat dan unsur terkait harus berjalan kaki menembus kebun serta semak belukar untuk menjangkau titik api yang terlihat di puncak bukit.

Rekaman video dari lokasi memperlihatkan kobaran api yang tampak jelas dari kejauhan. Kondisi tersebut mendorong tim untuk segera melakukan penanganan awal guna mencegah api semakin meluas, terutama ke arah bangunan infrastruktur pemerintah dan permukiman warga yang berada di bawah kawasan perbukitan.

Berdasarkan pencatatan GPS di lapangan, lokasi kebakaran berada pada ketinggian sekitar 152 meter di atas permukaan laut (mdpl). Akses menuju titik api yang sulit dijangkau menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam melakukan upaya penanganan di tengah malam.

Meski menghadapi keterbatasan akses dan minimnya penerangan, tim tetap berupaya melakukan pemadaman awal sekaligus memantau perkembangan api. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penjalaran kebakaran ke area lain yang dapat membahayakan lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, tim masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan dan mengantisipasi kemungkinan api kembali meluas.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan ancaman serius, terlebih ketika terjadi di kawasan perbukitan yang berdekatan dengan infrastruktur dan permukiman. Kondisi lahan yang kering pada musim kemarau juga dapat meningkatkan risiko penjalaran api.

UPTD KPH Wilayah VI Gorontalo mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada lahan kering, semak belukar, dan kawasan yang rawan terbakar.

Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mencegah meluasnya karhutla. Apabila melihat titik api, kepulan asap, atau indikasi kebakaran di kawasan hutan dan lahan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas atau pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti secepatnya.

Cegah Karhutla, Jaga Hutan Kita! Upaya menjaga kelestarian hutan dan melindungi keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.

Kata Kunci: #GorontaloMajuDanSejahtera #Gorontalo #Salamlestari

Komentar & Diskusi

0 tanggapan

Sampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.

Belum ada komentar pada konten ini.

Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.

Tulis Komentar

Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.

Email Anda dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

0 / 2000
Dilindungi sistem verifikasi & moderasi operator resmi.