Tim Teknis DLHK Gorontalo Bahas Kerangka Acuan ANDAL Pembangunan RSPTN UNG
GORONTALO – Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup Provinsi Gorontalo menggelar rapat teknis pembahasan Formulir Kerangka Acuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) rencana pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Jumat (9/10/2026), di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo.
Rapat yang melibatkan tim pakar, tim teknis, serta perwakilan instansi terkait ini bertujuan menyempurnakan proses pelingkupan dampak lingkungan sebelum penyusunan dokumen ANDAL, RKL-RPL.
Dalam pembahasan tersebut, tim mengidentifikasi Dampak Penting Hipotetik (DPH) yang telah disepakati akan dikaji lebih lanjut dalam ANDAL dan RKL-RPL. meliputi perubahan persepsi masyarakat, penurunan kualitas udara, kebisingan, peningkatan air limpasan, potensi genangan atau banjir, gangguan lalu lintas, peluang kerja dan usaha, hingga potensi penyebaran infeksi nosokomial pada tahap operasional rumah sakit.
Tim teknis juga memberikan sejumlah catatan perbaikan, antara lain penyempurnaan peta kawasan hutan dan PIPPIB, penegasan batas wilayah studi, perincian rencana kegiatan pembangunan, serta penguatan metode pengelolaan air limpasan dan dampak lalu lintas. Metode pengumpulan, analisis, prakiraan, dan evaluasi dampak juga diminta disempurnakan agar kajian lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Berdasarkan hasil rapat, Universitas Negeri Gorontalo selaku pemrakarsa wajib menyampaikan perbaikan final Formulir KA-ANDAL setelah rapat. Selanjutnya, dokumen ANDAL, RKL-RPL akan disampaikan untuk proses penilaian sesuai ketentuan dalam berita acara.
Melalui proses ini, diharapkan perencanaan pembangunan RSPTN UNG dapat dilengkapi kajian lingkungan yang komprehensif sebagai dasar pengelolaan dan pemantauan dampak lingkungan, sehingga pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut dapat berjalan dengan memperhatikan aspek perlindungan lingkungan hidup.
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.