Potensi Aren Didorong Jadi Sumber Bioenergi, KPH Gorontalo Ikuti Penguatan Pengelolaan Aren
TOMOHON – Upaya mendorong pengelolaan potensi aren secara lebih optimal terus diperkuat melalui kegiatan Penguatan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dalam Pengembangan Aren untuk Bioenergi.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Direktorat Bina Rencana Pemanfaatan Hutan (BRPH), tersebut berlangsung pada 2–4 September 2026 di Aula PT Gunung Hijau Masarang.
Kegiatan diikuti Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo bersama perwakilan KPH se-Provinsi Gorontalo, Kelompok Tani Hutan (KTH), serta peserta dari Jakarta dan Riau.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Penasehat Utama Menteri (PUM) Kementerian Kehutanan RI, Dr. Willie Smith. Pembukaan dilanjutkan dengan sejumlah materi, antara lain Introduksi Model Program Aren Nasional serta prospek pengembangan aren dalam mendukung ketahanan pangan, energi dan air.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai dukungan dan peran KPH dalam pengembangan serta pengelolaan tanaman aren. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas KPH agar mampu berperan dalam pengelolaan potensi aren secara terencana dan berkelanjutan.
Memasuki hari kedua, kegiatan diarahkan pada pembelajaran lapangan. Peserta meninjau penerapan Rocket Stove dan pohon aren unggul, kemudian melihat secara langsung proses pengawetan, pengumpulan, hingga sistem pipanisasi aren.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan proses penjemputan nira menggunakan mobil tangki serta kunjungan ke pabrik gula aren di Lahendong. Kegiatan lapangan ini memberikan gambaran langsung kepada peserta mengenai pengelolaan aren dari tingkat produksi hingga pemanfaatan hasilnya.
Pada hari ketiga, peserta mengikuti pemaparan mengenai seleksi bibit unggul dan penggunaan software Sikap Aren. Materi tersebut kemudian dilanjutkan dengan praktik perlakuan bibit atau benih, diskusi, serta evaluasi.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kapasitas peserta, khususnya KPH dan KTH, dalam mengembangkan komoditas aren mulai dari pemilihan bibit, budidaya, pengelolaan nira hingga pemanfaatan hasil produksi.
Penguatan kapasitas tersebut juga menjadi langkah penting untuk mendorong pemanfaatan potensi hasil hutan secara produktif sekaligus mendukung pengembangan bioenergi, ketahanan pangan dan peningkatan nilai ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan.
Melalui kegiatan berbasis pembelajaran teori dan praktik lapangan, peserta diharapkan dapat memperoleh referensi dan pengalaman yang dapat diterapkan sesuai potensi wilayah masing-masing, termasuk dalam pengembangan aren di Provinsi Gorontalo.
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.