Perkuat Sinergi Pengelolaan Hutan, KPH Wilayah V Audiensi dengan Bupati Boalemo
BOALEMO – UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah V Boalemo memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam mendorong tata kelola kehutanan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi strategis bersama Bupati Boalemo di Rumah Dinas Bupati Boalemo, Kamis (15/10/2026). Pertemuan ini membahas sejumlah agenda prioritas, mulai dari program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), optimalisasi Perhutanan Sosial, penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan, hingga perlindungan dan pengamanan kawasan hutan.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah pelaksanaan program RHL dengan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pemulihan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dalam program tersebut, penanaman tanaman buah bernilai ekonomi tinggi, seperti durian dan alpukat, menjadi salah satu pilihan untuk dikembangkan di Kabupaten Boalemo. Upaya ini diharapkan dapat mendukung pemulihan tutupan lahan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Selain itu, penanganan kawasan rawan erosi di Kecamatan Paguyaman Pantai turut menjadi perhatian. KPH Wilayah V Boalemo mengusulkan penerapan teknik terasering yang dipadukan dengan penanaman bambu petung.
Penggunaan bambu petung dinilai berpotensi membantu memperkuat struktur tanah, mengurangi risiko erosi dan longsor, serta menjaga tata air di kawasan dengan tingkat kemiringan tertentu.
Dalam aspek penataan kawasan hutan, audiensi juga membahas pembaruan Peta Indikatif dan Peta Realisasi Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) serta Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) Revisi IV.
Pemaparan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penyelesaian penguasaan tanah masyarakat secara legal, adil, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penguatan program Perhutanan Sosial juga menjadi agenda penting. Melalui koordinasi yang lebih terintegrasi, skema ini diharapkan mampu memperluas kesempatan masyarakat dalam mengelola potensi sumber daya hutan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi kelompok tani hutan.
Pada kesempatan yang sama, KPH Wilayah V Boalemo dan Pemerintah Kabupaten Boalemo turut membahas penguatan perlindungan serta pengamanan kawasan hutan. Langkah ini diarahkan untuk mencegah perambahan, perusakan, dan berbagai bentuk tindak pidana kehutanan melalui pengawasan yang lebih efektif dan partisipatif.
Persoalan aksesibilitas pertanian juga menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. KPH Wilayah V Boalemo menyampaikan usulan pembangunan jalan tani yang melintasi kawasan hutan di Desa Pentadu Timur.
Pembangunan akses tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas petani dan memperlancar pengangkutan hasil pertanian. Namun, pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan ketentuan hukum serta menjaga kelestarian fungsi kawasan hutan.
Bupati Boalemo menyambut positif berbagai langkah yang dipaparkan KPH Wilayah V Boalemo, khususnya program rehabilitasi hutan berbasis tanaman buah yang memiliki nilai ekonomi serta pendekatan konservasi di Kecamatan Paguyaman Pantai.
Dukungan pemerintah daerah tersebut diharapkan menjadi landasan bagi penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan program pembangunan kehutanan di Kabupaten Boalemo.
Menariknya, audiensi ini berlangsung bertepatan dengan agenda kunjungan kerja reses Wakil Ketua DPD RI sekaligus Anggota DPD RI asal Provinsi Gorontalo, Fadel Muhammad, serta kehadiran Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo di lokasi yang sama.
Momentum tersebut turut memperkuat pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pengawasan, transparansi, dan efektivitas pelaksanaan program pembangunan kehutanan.
Melalui kolaborasi antara KPH, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait, pengelolaan kawasan hutan di Kabupaten Boalemo diharapkan tidak hanya mampu menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat secara berkelanjutan.
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.