Implementasi PAGAR KTH: KPH V Boalemo Kolaborasi dengan UPTD BPT Serahkan Bantuan Bibit Ayam DOC untuk LPHD Gunung Rimba Desa Bongo Nol

A
Admin
15 October 2026 • 2 min baca • 75x dilihat
Implementasi PAGAR KTH: KPH V Boalemo Kolaborasi dengan UPTD BPT Serahkan Bantuan Bibit Ayam DOC untuk LPHD Gunung Rimba Desa Bongo Nol

BOALEMO – Implementasi program aksi perubahan Transformasi Tata Kelola Kelompok Perhutanan Sosial melalui Pendampingan Kolaboratif (PAGAR KTH) di wilayah UPTD KPH Wilayah V Boalemo terus direalisasikan melalui aksi nyata di lapangan.

Kali ini, UPTD KPH Wilayah V Boalemo menggandeng Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo melalui UPTD Balai Perbibitan Ternak dalam menyerahkan bantuan bibit ayam Day Old Chick (DOC) kepada Kelompok Tani Hutan di Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Gunung Rimba, Desa Bongo Nol, Kecamatan Paguyaman.

Penyerahan bantuan ini dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Teknis Non Ruminansia UPTD Balai Perbibitan Ternak, Jepri Syam Mashyur, bersama jajaran KPH Wilayah V Boalemo dan pengurus LPHD Gunung Rimba.

Kepala UPTD KPH Wilayah V Boalemo, Supriatna menjelaskan bahwa pemanfaatan Areal Perhutanan Sosial saat ini difokuskan pada pola Agrosilvopastura, yaitu sistem terpadu yang menggabungkan tanaman pertanian untuk pakan dengan kegiatan peternakan.

"Areal Perhutanan Sosial tidak hanya berfokus pada tanaman kayu atau hasil hutan semata, tetapi kita dorong melalui pengintegrasian pola agrosilvopastura, salah satunya melalui pengembangbiakan ternak ayam. Langkah ini sangat strategis karena dapat disinergikan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pemasok bahan pangan lokal untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah," ungkap Supriatna.

Sementara itu, Kepala Seksi Teknis Non Ruminansia UPTD Balai Perbibitan Ternak, Jepri Syam Mashyur, menekankan pentingnya perawatan teknis pada fase awal penerimaan bibit agar tingkat kelangsungan hidup ternak optimal.

"Bibit ayam DOC yang diserahkan ini membutuhkan perlakuan khusus selama 14 hari pertama. Petani perlu memeliharanya di dalam kandang indukan (brooding) dengan temperatur suhu yang sesuai, pemberian pakan berprotein tepat, serta pemeliharaan kebersihan yang terjaga. Penyerahan bibit ini selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh kelompok dengan pembuatan kandang permanen di dalam areal Perhutanan Sosial," terang Jepri Syam Mashyur.

Melalui pendampingan kolaboratif dalam kerangka PAGAR KTH ini, sinergi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi kelompok pengelola Perhutanan Sosial di Desa Bongo Nol, sekaligus mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Kata Kunci: #GorontaloMajuDanSejahtera #Gorontalo #Salamlestari

Komentar & Diskusi

0 tanggapan

Sampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.

Belum ada komentar pada konten ini.

Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.

Tulis Komentar

Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.

Email Anda dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

0 / 2000
Dilindungi sistem verifikasi & moderasi operator resmi.