KPH Gorontalo Barat Sisir Potensi HHBK di Tiga Desa, Dorong Ekonomi Masyarakat Lewat Perhutanan Sosial

A
Admin
22 October 2026 • 2 min baca • 17x dilihat
KPH Gorontalo Barat Sisir Potensi HHBK di Tiga Desa, Dorong Ekonomi Masyarakat Lewat Perhutanan Sosial

POPAYATO BARAT — UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah I-II Gorontalo Barat terus mendorong pengembangan potensi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) sebagai salah satu upaya meningkatkan nilai ekonomi kawasan hutan sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui program perhutanan sosial.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan survei dan identifikasi potensi HHBK di tiga desa di Kecamatan Popayato Barat, yakni Desa Persatuan, Desa Padengo, dan Desa Dudewulo. Kegiatan ini difokuskan pada pendataan komoditas hasil hutan bukan kayu yang memiliki nilai ekonomi dan berpotensi dikembangkan oleh masyarakat pengelola perhutanan sosial.

Dalam pelaksanaannya, tim KPH Wilayah I-II Gorontalo Barat turun langsung ke lapangan untuk menginventarisasi potensi komoditas sekaligus berdialog dengan kelompok masyarakat pengelola hutan. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai jenis hasil hutan yang tersedia, potensi pemanfaatannya, serta peluang pengembangan usaha berbasis sumber daya hutan secara berkelanjutan.

Kepala KPH Wilayah I-II Gorontalo Barat, Abdul Kadir Alhasni, menyampaikan bahwa identifikasi potensi HHBK menjadi langkah penting dalam menentukan arah pendampingan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Menurutnya, berbagai komoditas seperti rotan, madu hutan, kemiri, pakan alami, dan tanaman obat memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi sumber pendapatan masyarakat apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan.

“Pendataan ini krusial agar program pendampingan perhutanan sosial berjalan tepat sasaran. Melalui pemanfaatan HHBK yang optimal, masyarakat bisa mendapatkan alternatif pendapatan ekonomi tanpa harus merusak atau menebang pohon,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengembangan HHBK tidak hanya diarahkan pada pemanfaatan potensi sumber daya hutan, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat dalam mengelola hasil hutan menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Hasil survei dan identifikasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan rencana pemanfaatan pada blok perhutanan sosial, sekaligus dasar untuk menentukan kebutuhan pendampingan kelompok tani hutan. Dukungan yang dapat diarahkan antara lain penyediaan bibit, peralatan pascapanen, serta pelatihan pengolahan dan pengembangan produk HHBK.

Melalui kegiatan ini, KPH Wilayah I-II Gorontalo Barat berharap potensi HHBK di Desa Persatuan, Desa Padengo, dan Desa Dudewulo dapat dikembangkan secara lebih terarah, sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan.

Penguatan pemanfaatan HHBK menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan perhutanan sosial yang produktif, dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan.

Kata Kunci: #GorontaloMajuDanSejahtera #Gorontalo #Salamlestari

Komentar & Diskusi

0 tanggapan

Sampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.

Belum ada komentar pada konten ini.

Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.

Tulis Komentar

Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.

Email Anda dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

0 / 2000
Dilindungi sistem verifikasi & moderasi operator resmi.