Gencar Gerebek Sampah, DLHK Gorontalo Pastikan Kawasan PENAS XVII Tetap Bersih Dan Nyaman
Gencar Gerebek Sampah, DLHK Gorontalo Pastikan Kawasan PENAS XVII Tetap Bersih dan Nyaman
(GORONTALO) - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo terus menggencarkan kegiatan gerebek sampah di seluruh kawasan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada 20–25 Juni 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lingkungan pelaksanaan PENAS tetap bersih, nyaman, dan aman bagi ribuan peserta serta masyarakat yang datang berkunjung. Sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional, Gorontalo berupaya memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam menjaga kebersihan kawasan kegiatan.
Kepala DLHK Provinsi Gorontalo melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran, Alim Katili, mengatakan bahwa kegiatan gerebek sampah telah dilaksanakan sejak sebelum pembukaan PENAS XVII dan terus diintensifkan selama kegiatan berlangsung.
“Gerebek sampah ini memang sudah kami laksanakan sejak sebelum pelaksanaan PENAS hingga saat ini. Sebagai tuan rumah yang baik, kami ingin memberikan kesan positif kepada seluruh peserta maupun masyarakat yang datang berkunjung ke Gorontalo,” ujar Alim.
Menurutnya, untuk memaksimalkan penanganan sampah di kawasan PENAS, DLHK Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo. Kerja sama tersebut dilakukan melalui pembagian tim yang bertugas mulai dari pengumpulan, pengangkutan hingga pembuangan sampah.
Setiap hari, tim kebersihan diterjunkan secara bergantian untuk melakukan pembersihan pada sejumlah titik strategis. Kegiatan gerebek sampah dilakukan pada setiap pergantian sesi kegiatan PENAS di kawasan GOR David-Tony selaku arena utama, Pameran Agribisnis, Gelar Teknologi, hingga sejumlah ruas jalan yang menjadi akses peserta dan pengunjung, termasuk Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR).
“Setiap hari kami membagi tim agar penanganan sampah dapat dilakukan secara cepat dan optimal. Fokus kami adalah memastikan seluruh kawasan kegiatan tetap bersih dan nyaman bagi peserta maupun pengunjung,” jelasnya.
Selain melakukan pembersihan, DLHK juga aktif mengedukasi peserta dan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Tempat sampah telah disediakan di berbagai titik strategis guna memudahkan pengunjung membuang sampah pada tempatnya.
Pihaknya menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, DLHK mengajak seluruh peserta dan pengunjung PENAS XVII untuk ikut berperan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan tertib.
“Kami mengimbau kepada seluruh peserta dan masyarakat yang berkunjung agar tidak membuang sampah sembarangan. Kami juga terus melakukan sosialisasi secara langsung di lapangan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan gerebek sampah yang dilakukan secara rutin dan kolaboratif, DLHK Provinsi Gorontalo berharap pelaksanaan PENAS XVII tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga menjadi contoh event nasional yang bersih, tertata, dan ramah lingkungan.